Sabtu, 21 Maret 2020

Liasasi

Barangkali kita dipertemukan oleh malaikat yang penuh dengan cinta dan kebahagiaan.
Diutus Tuhan untuk menyampaikan bahwa doa-doa silam telah dikabulkan.
Lalu, malaikat pergi meninggalkan kita;
bulu sayapnya jatuh di pangkuan kita.
Keindahannya meresap ke dalam sukma.

Lihatlah perahu kita akan segera jadi dan berlayar.
Dari layar yang mengembang selebar cita-cita kita.
Mendapat angin yang berjalan selembut cinta dan kasih sayang kita.
Tataplah badai bersama-sama nantinya.
Tahanlah kemudi dan tutuplah kebocoran perahu kita dengan saling memahami dan mengerti.
Jujur dan terbuka.

Matahari terbit dan tenggelam
Bulan memberi penerang dalam gelap lautan.

Kau hidup dalam diriku. Untuk sepanjang usia.
Manjalah hanya kepadaku.
Ngambek-lah hanya untuk diriku lebih mengerti.
Ngeyel-lah hanya untuk mengingatkan bahwa kebenaran tidak milik diriku sendiri.
Aku selalu berusaha menjadi pengingat yang baik karena aku tahu:
engkau pelupa.

Purwokerto, Maret 2020
Share: